Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Maman Sulaiman saat ditemui di Pos Pengamatan Gn Tangkuban Parahu, Desa Cikole Kecamatan Lembang Kab Bandung Barat, Jumat (22/2/2013).
"Pukul 03.00 WIB dini hari memang terjadi semburan abu vulkanik. Itu diketahui petugas pemantau pagi hari, karena melihat adanya abu yang menempel di daun daun sekitar Kawah Ratu," ujar Maman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pada Agustus lalu, Gunung Tangkuban Parahu sempat berstatus Waspada. Namun saat itu tidak terdapat semburan abu vulkanik.
"Waktu 5 bulan lalu tidak ada semburan abu. Yang berbeda, dulu ada gempa vulkanik dalam. Kali ini tremornya lebih signifikan," tuturnya. Namun sampai saat ini, semburan abu tidak terjadi kembali.
(tya/ern)











































