Sikap politik keluarga besar Muhammadiyah tersebut ditegaskan dalam acara Silaturahim Cagub Ahmad Heryawan dengan Muhammadiyah Kuningan di Kantor Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM). Hadir di acara ini Ketua PDM Kuningan Arief Yani dan pengurus inti seluruh elemen Muhammadiyah, yakni perempuan, mahasiswa, dan pelajar.
Ketua PDM Kuningan Arief Yani dalam sambutannya mengatakan, Muhammadiyah sebagai organisasi memang tidak terlibat politik praktis. Karenanya, secara formal, Muhammadiyah Kuningan tidak akan memutuskan dukungan kepada salah satu pasangan Pilgub Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia mengatakan setelah mempelajari kapasitas dan kredibilitas lima pasangan kandidat pemimpin Jabar lima tahun mendatang, pilihan warga Muhammadiyah jatuh ke Aher-Deddy Mizwar alias pasangan 'Kancing Beureum'.
"Terus terang, PDM Kuningan telah dilamar para kandidat. Banyak yang melamar. Tapi lamaran yang diterima keluarga besar warga Muhammadiyah adalah pasangan Kang Aher dengan kang Deddy Mizwar," ujar Arief.
Salah satu dasar utamanya, menurut Arief, visi-misi Aher selama menjabat Gubernur Jabar yang fokus pada pendidikan. Begitu pula, visi-misinya untuk kepemimpinan lima tahun mendatang, bila kembali mendapat kepercayaan rakyat.
Sementara itu, Cagub Aher saat diberi kesempatan memaparkan visi-misinya menegaskan, dirinya bersama Deddy Mizwar akan melanjutkan dan mempertajam fokus program pembangunan Jabar.
"Kalau saya kembali diberi amanah, maka langsung tancap gas. Tidak perlu ada proses adaptasi," tutur Heryawan.
Silaturahmi Aher dengan warga Muhammadiyah Kuningan diakhiri dengan dialog. Berbagai persoalan Jabar dipertanyakan, yang dijawab Aher berdasar pengalamannya selama menjabat Gubernur dan rencana ke depan.
(ern/ern)











































