Duh, Pelajar di Jabar Tertinggi Pengguna Narkoba

Duh, Pelajar di Jabar Tertinggi Pengguna Narkoba

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 19 Feb 2013 13:14 WIB
Bandung - Kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA paling tinggi menjadi pengguna narkoba di Jabar. Mayoritas laki-laki dibandingkan perempuan. Empat berbanding satu. Karena itu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jabar gencar melakukan sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

"Memang angka paling banyak pengguna narkoba ialah pelajar tingkat SMP dan SMA. Mayoritasnya pria. Perbandingannya empat pria dan satu perempuan. Selain itu ada pengguna narkoba dari kalangan mahasiswa, pekerja, dan instansi pemerintah," jelas Kepala BNNP Jabar Anang Prananto kepada wartawan usai acara 'Peran Serta Bhayangkari Dalam P4GN di Jabar' yang berlangsung di Gedung Bhayangkara, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (19/2/2013).

BNNP Jabar mencatat pada 2011 pengguna narkoba di Jabar mencapai 960 ribu orang atau 2,5 persen dari jumlah penduduk sebanyak 43 juta jiwa. Klasifikasi usianya antara 10 hingga 60 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data 2011 perihal penyalahgunaan narkoba di Indonesia, kata Anang, Jabar menempati ranking lima. Anang menyebut, wilayah Jabar yang tertinggi penyalahgunaan narkoba ialah Kota Bandung.

Menurut Anang, narkoba menjadi primadona di Jabar yakni jenis ganja. Selanjutnya jenis ekstasi, dan sabu. Bagi kalangan menengah bawah, lanjut dia, pil dextro kerap disalahgunakan dengan cara mengonsumsi berlebihan sehingga teler, dan dampaknya mematikan.

"Maka itu perlu peran semua pihak untuk teribat pencegahan, dan pemberantasan narkoba di Jabar. Fokus kami saat ini melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan serta peredaran narkoba di kalangan pelajar, dan mahasiswa. Kami akan membentuk para pelajar itu sebagai kader antinarkoba," ucap Anang.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini