Aher Tidur di Rumah Petani Bawang dan Ikut Panen

Aher Tidur di Rumah Petani Bawang dan Ikut Panen

Erna Mardiana - detikNews
Kamis, 14 Feb 2013 15:13 WIB
Aher Tidur di Rumah Petani Bawang dan Ikut Panen
Bandung - Usai kampanye di Karawang, Rabu (13/2/2013) malam, Calon Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan langsung menuju Cirebon. Ia memilih menginap di rumah petani bawang. Aher pun ikut panen bawang dengan ribuan petani di Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Kamis (14/2/2013).

"Ini agar dekat dengan lokasi berkampanye simpatik menyerap aspirasi para petani bawang," jelas Aher dalam rilis yang diterima detikbandung.

Hari ini Aher panen bawang bersama ribuan petani bawang di Kecamatan Pabedilan. Juga mengunjungi Pondok Pesantren Annasuha, yang diasuh oleh Ketua Suriah NU Kabupaten Cirebon KH Usamah Mansur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah tadi nyaman, nyenyak tidurnya, tuan rumahnya juga ramah. Kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Nunung yang sudah menyediakan tempat buat kami, dan bersedia direpotkan," ucapnya.

"Kami yang terimaksih Pak, sudah berkenan dikunjungi Bapak, ini kebanggaan buat kami. Mohon maaf kalau ada yang kurang, maklum di kampung Pak," sambut Nunung.

Nunung berharap bila Aher kembali terpilih menjadi gubernur agar lebih sering mengunjungi warga. Di samping bisa menyampaikan langsung tentang berbagai permasalahan, Nunung merasa dengan dikunjungi lebih diperhatikan.

Sementara mengenai harapannya bagi pengembangan pertanian bawang, Nunung meminta agar Aher terus melindungi petani bawang dari serangan impor. "Duh, waktu bawang impor masuk, kita drop banget Pak, harganya jatuh. Alhamdulillah sekarang impor sudah di-stop, kita bisa bangkit," jelas Nunung.

Selain impor Nunung juga mengharapkan pemerintah terus berperan aktif dalam menjaga produksi pertanian. Salah satunya dengan ketersediaan air dan irigasi yang memadai. "Bawang kan sangat tergantung air, nah terus dipantau agar irigasinya bagus, air terus lancar," ujar Nunung.

Menanggapi harapan Nunung, Aher memohon doa dan dukungannya agar bisa menjadi gubernur lagi. Dengan begitu ia bisa memenuhi harapan para petani bawang. "Terus menutup kran impor untuk melindungi petani dan meningkatkan produksi lokal adalah tekad kami," tandas Aher.

(ern/ern)


Berita Terkait