PKL Libur 2 Minggu, Petugas Mulai Benahi Jalan Kepatihan

PKL Libur 2 Minggu, Petugas Mulai Benahi Jalan Kepatihan

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 12 Feb 2013 16:40 WIB
PKL Libur 2 Minggu, Petugas Mulai Benahi Jalan Kepatihan
Bandung -

Tim Satuan Gabungan Khusus (Satgasus) mulai menata pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Kepatihan. Petugas Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung semprotkan cat putih di aspal badan jalan sebagai tanda untuk mendesain rancangan tenda berjualan sementara.

Kepala Bidang Tata Bangunan Distarcip Kota Bandung Sumpena menuturkan aspal jalan diberi tanda garis cat itu sepanjang 6 x6 meter. Artinya, kata dia, satu PKL mendapatkan jatah tenda berukuran 2 x 1 meter.

"Ada 348 pedagang bisa tertampung," jelas Sumpena di lokasi pengecatan, Jalan Kepatihan, Kota Bandung, Selasa (12/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, panjang badan jalan di Jalan Kepatihan sekitar 230 meter. "Tenda berdiri menghadap jalan kiri dan kanan. Tiap modul menampung enam tenda," jelasnya.

Kepala Dinas KUKM Perindustrian dan Perdagangan Ema Sumarna mengatakan penataan PKL di Kepatihan sebenarnya menggunakan ruas kiri jalan. PKL Kepatihan meliburkan diri selama dua minggu atau mulai kemarin.

"Penataan memakan jalan ini hanya sementara. Pendirian tenda permanen tentunya harus cukup sarana dan prasarana," kata Ema.

Lebih lanjut Ema menuturkan, PKL Kepatihan yang tak tertampung bisa beralih ke lahan di seputaran Jalan Cikapundung Barat dan Timur. Trotoar Jalan Cikapundung Barat dan Cikapundung Timur bagi PKL nonkuliner.

Jadi, kata Ema, penjual aksesori boleh menjajakan barang dagangannya mulai pukul 10.00 hingga pukul 16.00 WIB. Lewat jam tersebut, lahan digunakan pedagang kuliner yang selama ini berjualan di dua lokasi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Koordinator PKL Kepatihan, Taufik Hidayat, mendukung penuh penataan yang diterapkan Pemkot Bandung. "Sejak semalam sudah dikosongkan. PKL diliburkan sementara hingga ada keputusan dari Pemkot Bandung soal penataan di kemudian hari," ucapnya.

Taufik menjelaskan, sebanyak 400 PKL biasa berjualan di Jalan Kepatihan. Mereka libur selama dua minggu sejak pengosongan hari ini.

"Selama masa libur, kami meminta kepastian soal penataan PKL. Sebab Kepatihan bukan termasuk zona merah. Kami PKL siap mendukung penataan dilakukan pemkot. Apa itu bentuknya nanti, kami tetap meminta bisa berjualan di Kepatihan. Mungkin nanti jumlah pedagang berkurang. Selain itu, aktivitas kami berjualan tidak menutup akses masuk ke toko-toko," ungkap Taufik.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini