"Adanya pemberitaan kalau Baksil akan dibangun hotel, dan mal, itu berarti tuduhan. Saya merasa difitnah. Saya tidak akan membangun hotel, dan mal di Baksil," tegas Dada saat memberikan sambutan dalam acara launching Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di kantor Kecamatan Bandung Kidul, Jalan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (12/2/2013).
Aksi penolakan pembangunan di Baksil gencar digulirkan sejumlah pihak. Beberap komunitas di Bandung pun menyerukan 'Save Baksil'. Protes dilakukan lantaran ada isu lahan Baksil dibidik untuk mal dan hotel. Mereka juga menolak dibangun rumah makan di kawasan itu. Pegiat lingkungan menginginkan Baksil tetap dilestarikan menjadi paru-paru kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal gelombang protes dari sejumlah kalangan masyarakat yang keukeuh Baksil tidak boleh dialihfungsi, Dada mengungkapkan rasa terima kasih. "Itu berarti saya sudah diingatkan warga. Terima kasih," singkat Dada.
(/)











































