Adalah Keana Productrion yang tertarik untuk membuat rangkaian kisah dalam 'Rectoverso' dituangkan ke dalam bentuk visual. Film ini dibuat dalam bentuk omnibus drama. Dari sebelas judul kisah pendek yang ada dalam buku, terpilihlah lima kisah yang dijadikan film, yakni 'Malaikat Juga Tahu', 'Hanya Isyarat', 'Cicak di Dinding', "Curhat Buat Sahabat", dan "Firasat".
Tak hanya kisahnya yang menarik. Kelima kisah pendek tersebut dibuat oleh 5 aktris Indonesia yang menjadi sutradara pada masing-masing judul, yakni Marcella Zalianty, Rachel Maryam, Happy Salma, Cathy Sharon, dan Olga Lydia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karya Dee ini sangat inspiratif. Tentang cinta yang tak tersampaikan. Kisah cintanya sangat timur sekali, makanya kami antusias menjadikannya film," ujar Marcella saat Talkshow Film 'Rectoverso' yang digelar di Kampus ITB, Jalan Ganesha, Jumat (8/2/2013) malam.
Menurut Marcella, dari 11 cerita yang ada dalam buku tersebut, ia hanya mengambil 5 dari kisah yang ada.
"Karena menurut kami lima kisah yang kami pilih ini paling mudah untuk divisualkan. Saya juga memilih judul 'Malaikat Juga Tahu' karena menceritakan seorang ibu yang memiliki anak autis. Saya memang dari dulu ingin membuat film tentang autisme, " ungkap Marcella.
Salah satu kisah dalam film ini adalah 'Malaikat Juga Tahu' yang disutradarai Marcella Zalianty dan skenarionya ditulis Ve Handojo. Dikisahkan, Abang (Lukman Sardi) adalah penderita autisme yang tinggal dengan ibunya yang memiliki rumah kos. Salah satu anak kos, Leia (Prisia Nasution) adalah satu-satunya yang bisa mengerti Abang. Abang jatuh cinta kepada Leia sementara Bunda (Dewi Irawan) sangat cemas karena tahu hubungan yang diharapkan Abang tidak akan pernah terjadi. Kecemasan Bunda bertambah ketika Hans (Marcell Domits), adik Abang, datang. Hubungan Leia dan Hans membuat hati Abang terluka.
Penasaran? Film ini akan segera tayang pada 14 Februari 2013 mendatang di bioskop seluruh Indonesia.
(avi/avi)










































