Pertama, Dede akan menjamu perwakilan warga miskin penerima program bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) dari desa terpencil dan perbatasan di Gedung Pakuan, kediaman dinas resmi gubernur di Bandung.
"Selama ini saya bermalam di rumah warga yang tidak layak huni, nah sekarang gantian mereka yang saya kasih kesempatan bermalam di rumah dinas gubernur sekaligus penyerahan bantuan dana rutilahu," ujar Dede dalam rilis yang diterima detikbandung, Jumat (8/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sembilan manfaat ini akan dinikmati oleh warga tidak mampu yang memegang kartu Tri Bakti," paparnya.
Sedangkan program ketiga, Dede akan menjalankan program berkantor di lembur bersama para pimpinan organisasi pemerintah daerah (OPD) untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di wilayah tersebut.
Konsep kantor di lembur yang dimaksud, kata Dede, untuk menekan biaya dinas maka biaya hotel dialihkan untuk menyewa rumah penduduk. Biaya katering dialihkan kepada para ibu-ibu PKK dan biaya sewa ruang sidang dialihkan meminjam aula desa, kecamatan atau kepala daerah.
"Selama ini saya sendiri yang berkantor di lembur, besok kepala dinas saya wajibkan ikut berkantor di lembur tanpa biaya besar. Semua bermalam di rumah warga yang tidak layak huni seperti yang sudah saya jalankan lima tahun ini," terang calon gubernur nomor urut tiga ini.
(ern/ern)











































