Apdasi Klaim 480 Ribu Pengusaha Sapi di Jabar Pensiun

Apdasi Klaim 480 Ribu Pengusaha Sapi di Jabar Pensiun

Oris Riswan Budiana - detikNews
Jumat, 01 Feb 2013 18:33 WIB
Bandung - Asosiasi Pengusaha Daging dan Sapi Potong Indonesia (Apdasi) Jabar mengklaim ada sekitar 480 ribu pengusaha yang bergerak di bidang peternakan dan daging sapi pensiun alias tak lagi menjalankan usahanya.

Ketua Apdasi Jabar Dadang Iskandar menyebut di Jabar ada sekitar 1,2 juta orang yang terlibat dalam perdagangan sapi. Hampir setengahnya dari jumlah itu terpaksa pensiun karena harga daging sapi yang terus melejit dalam kurun sekitar setengah tahun terakhir.

"40 persen para pedagang, pengecer, sampai bandar berhenti menjalankan usahanya," kata Dadang di Sekretariat Apdasi Jabar, Jalan Mutumanikam, Jumat (1/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permasalahannya, mereka tidak bisa menjual daging sapi dengan harga tinggi. Penyebabnya daya beli masyarakat terbatas.

Jika daging sapi dijual dengan harga rendah, maka mereka akan rugi karena harganya sangat tinggi.

Melihat kondisi ini, Dadang menyebut perlu ada political will dari Gubernur Jabar Ahmad Heryawan atau Pemprov Jabar.

"Keadaan ini sangat mendesak dan perlu ada political will, terutama dari gubernur untuk tata niaga sapi dan pengendalian," ujar Dadang.

"Kalau bisa minta (ke pemerintah pusat) kuota khusus dalam bentuk sapi treding untuk menekan gejolak harga sapi," tuturnya.

Usulan itu menurutnya pernah beberapa kali disampaikan ke Komisi B DPRD Jabar. "Bahkan kami selalu bicara di media massa bahwa tata niaga sapi perlu dibenahi," papar Dadang.

Ia bahkan kecewa dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang tidak menggagas perda soal tata niaga sapi. "Gubernur tidak ada kepedulian terhadap kami. Kami sangat kecewa," keluhnya.

(orb/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini