Waspada Jebakan PSK Pencuri Motor

Waspada Jebakan PSK Pencuri Motor

- detikNews
Jumat, 01 Feb 2013 17:52 WIB
Bandung - Pelaku kejahatan di Bandung kian beragam mengulik modus aksinya. Warning bagi pria hidung belang yang berniat mengencani wanita pekerja seks komersil (PSK). Polsek Bojongloa Kidul berhasil membongkar kasus pencurian sepeda motor bermodus melibatkan PSK.

MH (43) merayu pria berinisial A tidur satu malam di penginapan murah 'berlabel' esek-esek, kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung. Wanita berperawakan gempal itu rupanya mempersiapkan tipu muslihat. Jebakan MH sukses mengelabui tamunya.

"Korban warga Situgunting, Bandung, melaporkan kalau motornya dicuri seorang wanita PSK yang biasa mangkal di Tegalega. Anggota Reskrim menerima laporan itu bereaksi cepat menyelidiki," kata Kapolsek Bojongloa Kidul Kompol Herryanto kepada wartawan di Mapolsek Cibeunying Kidul, Jalan Peta, Kota Bandung, Jumat (1/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi berhasil menangkap MH di kawasan, Tegalega, Kota Bandung. Keterangan MH kepada polisi, sebelum berkencan tamu prianya diajak mabuk minuman keras di tempat penginapan. Sang tamu pun pria terkapar.

"Sewaktu korban tertidur, pelaku merogoh jaket korban. Kunci sepeda motor korban pun diambil. Tanpa kesulitan, pelaku mencuri motor yang terparkir di halaman penginapan. Korban terkejut karena setelah sadar wanita itu tidak di kamar. Korban makin kaget motor Honda Vario miliknya raib," ucap Herryanto.

Ia menambahkan, MH ternyata berkomplot bersama kekasihnya berinisial S. Motor hasil curian itu dibawa kabur S. "Anggota kami terus mencari keberadaan S. Motor diduga hendak dijual ke penadah," ujarnya.

MH diganjar Pasal 363 jo 362 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya maksimal lima tahun bui. Wanita tersebut sudah dititipkan ke ruang tahanan Mapolrestabes Bandung sambil menanti pelimpahan ke kejaksaan.

Pelaku mengaku baru satu kali melakukan aksi pencurian sepeda motor. "Kami menduga ada korban serupa lainnya. Tetapi kemungkinan korban tidak melapor ke polisi karena malu," tutup Herryanto.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads