Warga Siapkan Petisi Selamatkan Baksil

Warga Siapkan Petisi Selamatkan Baksil

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 31 Jan 2013 20:30 WIB
Warga Siapkan Petisi Selamatkan Baksil
Bandung - Warga berbagai elemen dan komunitas yang tergerak menyelamatkan Babakan Siliwangi (Baksil) menyiapkan petisi kepada Pemkot Bandung. Petisi 'Save Baksil' berisi penolakan alihfungsi atau pembangunan komersil di lahan Baksil.

"Masyarakat akan membuat petisi yang memohon Pemkot Bandung membatalkan izin pembangunan di Baksil. Kami sebagai warga berhak menolak. Kami tidak mau ada komersiliasi di Baksil," tegas salah satu pegiat Penyelamatan Baksil, Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil, saat ditemui disela-sela acara gerakan 'Save Babakan Siliwangi' di Sekretariat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar, Jalan Piit No.5, Kota Bandung, Kamis (31/1/2013).

Pemkot, kata Emil, sudah seharusnya mendengarkan aspirasi masyarakat yang tetap menginginkan Baksil sebagai ruang terbuka hijau. Apalagi keberadaan Baksil sebagai hutan kota dunia diakui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jeritan masyarakat ini harus didengarkan oleh pemerintah. Secara sosial kultural, Baksil merupakan milik warga," jelas Emil.

Petisi berupa surat keberatan warga Kota Bandung terhadap rencana pembangunan di Baksil, sambung Emil, bisa menjadi alasan Pemkot Bandung membatalkan kerjasama pengelolaan Baksil oleh pihak ketiga yakni PT EGI.

"Secepatnya kami akan sampaikan petisi ini kepada Pemkot Bandung," ujar Emil.

Seniman dan budayawan, Tisna Sanjaya, mewanti-wanti persoalan Baksil ini harus segera diselesaikan. Warga Bandung tetap teguh pendirian kalau Baksil wajib dipertahankan sebagai hutan kota dunia.

"Jangan dibiarkan, nanti khawatir menjadi konflik di masyarakat. Kita harus datang ke Pemkot dan PT Esa Gemilang Indah (EGI)," singkat Tisna di lokasi sama.

(bbp/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads