Berangkat dari kisah-kisah horor dalam program 'Nightmare Side' yang disiarkan di Ardan Radio Bandung, Mindworks Pictures mengangkat cerita horor yang diambil dari kisah nyata tersebut ke dalam layar lebar.
Film yang berdurasi selama 75 menit ini diangkat dari 3 cerita pilihan yang pernah mengudara di program 'Nightmare Side' dan paling banyak didengarkan. Ketiga cerita tersebut dipilih berdasarkan respon dari pendengar Ardan.
Menurut sang Sutradara Intan R Mutiaz, ada kesulitan dalam memilih tiga dari banyaknya cerita yang sudah mengudara di Ardan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses produksi film yang dibintangi dua mantan personel Cherrybelle Wenda Tan dan Aurelia Devi Novi, Ario Astungkoro, Rico Saron Sakina, Suci Winata dan Arya Bima ini memakan waktu sekitar 1 tahun. Lokasi syutingnya sendiri dilakukan di Bandung.
"Untuk lokasinya sendiri tidak bisa kita sebutkan di mana saja. Tapi bagi yang benar-benar cinta Bandung, pasti hapal daerah yang kita pakai sebagai lokasi syuting dimana saja," imbuh Executive Produser 'Nightmare Side The Movie', Rick 'Roni' Falcon.
Nightmare Side adalah salah satu program fenomenal di Ardan Radio yang mengudara pertama kalinya pada tahun 1992. Sempat vakum di tahun 2008. Program ini kembali mengudara di tahun 2010.
Sebagai bentuk inovasi on-air, tim Nightmare Side mengemmbangkan cerita-cerita 'Nightmare Side' ke dalam sebuah buku yang berjudul sama. Buku tersebut terjual hampir 30.000 eksemplar dan termasuk ke dalam kategori buku Best Seller.
'Nightmare Side The Movie' merupakan bukti bahwa cerita horor yang semula hanya bisa didengarkan di radio, bisa diadaptasi menjadi film layar lebar dengan cerita nyata yang diangkat dari pengalaman pendengar tanpa harus mengumbar cerita berbau seksualitas.
Film ini mulai premier di Blitz Megaplex hari ini hingga 3 Februari 2013 mendatang. Hati-hati, jangan menonton 'Nightmare Side the Movie' sendirian!
(avi/ern)










































