"Berdasarkan penyelidikan dan informasi korban, pelaku diperkirakan berjumlah lima orang. Semuanya pria," ucap Kapolsek Antapani Kompol Iwan Wahyudin didampingi Kanitreskrim AKP Adang M Musar di Mapolsek Antapani.
Iwan mengatakan, kasus pencurian disertai kekerasan ini masih penyelidikan pihaknya. Sejumlah pelaku sewaktu beraksi berbekal senjata tajam jenis golok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku mengikat tangan masing-masing satpam menggunakan tali rapia. Mulut ketiga satpam pun ditutup lakban," tutur Iwan.
Satpam memilih tak melawan karena diancam pelaku yang menenteng golok. Para korban yang terkapar dikumpulkan di ruang lobi kantor. Perampok berhasil menggondol uang tunai sebanyak Rp 5 juta yang disimpan dalam brankas.
"Uang itu berada di lemari. Pelaku merusak lemari dan brankas yang berada di ruangan tata usaha," tutup Iwan.
Kawanan perampok masuk dari samping belakang dengan cara merusak pintu teralis. Tembok pintu hancur diduga dirusak pakai linggis. "Setelah itu pelaku merusak pintu aluminium yang merupakan akses masuk ke ruang kerja," jelas Kepala Tata Usaha (TU) BPBTP, Denny Munajat, saat ditemui di lokasi kejadian.
(bbp/ern)










































