"Mengingat saat ini daging sapi langka dan pedagang mogok berjualan, perlu diwaspadai ialah makanan seperti baso dan sosis. Sebab dikhawatirkan baso dan sosis itu tidak lagi pakai daging sapi, tetapi menggunakan daging babi," jelas Sekjen Apdasi Jabar Yayat Sumirat.
Ia mengungkapkannya kepada wartawan usai audiensi dengan Komisi B DPRD Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (22/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski belum pernah menemukan oknum peracik baso dan sosis yang sengaja menjejali daging babi tapi berlabel sapi, Yayat mengimbau masyarakat tetap hati-hati.
"Antisipasi kondisi tersebut tidak terjadi, perlu pengawasan langsung kepada pembuat baso dan sosis yang dilakukan pemerintah serta pihak-pihak terkait," tutur Yayat.
(bbn/ern)











































