Daging Sapi Langka, Waspadai Baso dan Sosis Babi

Daging Sapi Langka, Waspadai Baso dan Sosis Babi

- detikNews
Selasa, 22 Jan 2013 19:50 WIB
Bandung - Harga sapi melambung tinggi memancing pedagang mogok berjualan. Akibatnya daging sapi hilang di pasaran. Asosiasi Pengusaha Daging dan Sapi Potong Indonesia (Apdasi) Jabar mewanti-wanti kepada masyarakat agar waspada peredaran baso dan sosis berbahan daging babi.

"Mengingat saat ini daging sapi langka dan pedagang mogok berjualan, perlu diwaspadai ialah makanan seperti baso dan sosis. Sebab dikhawatirkan baso dan sosis itu tidak lagi pakai daging sapi, tetapi menggunakan daging babi," jelas Sekjen Apdasi Jabar Yayat Sumirat.

Ia mengungkapkannya kepada wartawan usai audiensi dengan Komisi B DPRD Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (22/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini kalau ada kelangkaan daging sapi, hal-hal seperti itu (baso dan sosis babi) tidak terjadi di Jabar. Kami menjamin. Tetapi enggak tahu kalau di Jakarta," tambah Yayat didampingi pengurus Apdasi Jabar lainnya.

Meski belum pernah menemukan oknum peracik baso dan sosis yang sengaja menjejali daging babi tapi berlabel sapi, Yayat mengimbau masyarakat tetap hati-hati.

"Antisipasi kondisi tersebut tidak terjadi, perlu pengawasan langsung kepada pembuat baso dan sosis yang dilakukan pemerintah serta pihak-pihak terkait," tutur Yayat.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads