Harta kekayaan Ahmad Heryawan tercatat sekitar Rp 4,5 miliar. Angka itu diketahui dari hasil klarifikasi oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otista, Selasa (22/1/2013).
"Dari jumlah kekayaan yang dilaporkan sekitar Rp 4,5 miliar (pada November), hanya ada perbedaan sekitar Rp 78 ribu," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono.
Uang sebesar Rp 78 ribu itu ada dalam tabungan Heryawan pada rekening Bank Mandiri dan tidak dilaporkan sebelumnya ke KPK. Setelah diketahui ada tabungan
tersebut, petugas KPK memasukannya dalam LHKPN. "Perubahannya tidak signifikan," cetus Giri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rekening itu hanya dipakai untuk bayar kuliah saja, cuma numpang lewat," ucap Heryawan.
Tapi sebagai pejabat negara, ia mengaku harus melaporkan tabungan tersebut meski hanya berjumlah puluhan ribu. "Sebagai pejabat negara yang baik saya harus laporkan itu," tuturnya.
Disinggung soal harta kekayaannya yang mencapai Rp 4,5 miliar lebih, ia mengatakan itu merupakan akumulasi dari harta bergerak dan tidak bergerak.
"Ada rumah, beberapa petak tanah, mobil, sepeda motor, selebihnya uang cash dan tabungan," paparnya.
Heryawan bahkan mengaku punya tabungan dalam bentuk dollar sebanyak 36 ribu US dollar.
Dalam dua tahun terakhir, Heryawan mengaku ada penambahan dalam harta kekayaannya dari penambahan nilai aset yang dimilikinya. "Ada penambahan, kurang dari Rp 1 miliar dalam dua tahun kurang," bebernya.
Tapi harta yang dimilikinya saat ini akan berkurang dalam waktu dekat. "Nanti juga berkurang, kan dipakai kampanye," pungkasnya sambil tertawa.
Sebelumnya KPK sudah melansir total harta kekayaan Deddy Mizwar, pasangan Ahmad Heryawan, sebesar Rp 27 miliar dan Lex Laksamana, Cawagub dari Demokrat Rp 11 miliar.
(/)










































