Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Kota Bandung Dedy Mulya mengatakan RPH tidak beraktivitas sejak Minggu (20/1/2013). Hingga kini situasi RPH masih belum bergeliat. Tidak jelas hingga kapan RPH kembali melaksanakan rutinitas.
"Para pedagang sapi mogok. Jadi RPH tidak melakukan pemotongan sapi. Ada lima RPH masing-masing di Ciroyom, Cirangrang, Regol, Cijawura dan Virgo," jelas Dedy di Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (22/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedy memastikan permintaan daging sapi Bandung masih tetap bergairah. Namun, sambung dia, mogoknya para pedagang di pasar tradisional berimbas kelangkaan daging sapi.
"Kalau di pasar modern seperti supermarket tidak terpengaruh. Kelangkaan daging sapi hanya terjadi di pasar tradisional," jelasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, suplai sapi ke wilayah Jabar terutama Bandung jangan tergantung dari impor atau luar Jabar. Dedy menyarankan agar ada swasembada sapi. Selain itu, ia pun mengusulkan mesti dibentuknya lembaga pengendalian harga serta ketersedian sapi seperti halnya peran Bulog.
(bbp/ern)










































