Seniman dan Ketua Dewan Tanggapi Pencalonan Budi 'Dalton'

Seniman dan Ketua Dewan Tanggapi Pencalonan Budi 'Dalton'

Avitia Nurmatari - detikNews
Minggu, 20 Jan 2013 19:34 WIB
Seniman dan Ketua Dewan Tanggapi Pencalonan Budi Dalton
Bandung - Pasangan independen Budi 'Dalton' Setiawan-Mira Rosana Gragey (BUMI) menjadi kandidat bakan calon walikota (cawalkot) dan calon wakil walikota. Pro kontra akan pencalonan keduanya pun bermunculan.

Salah satu tokoh komunitas metal, Iman Rahman Angga Kusuma alias Kimung, menyambut baik pencalonan BUMI dalam pesta demokrasi Kota Bandung 23 Juni mendatang. Ia melihat suatu fenomena menarik dalam pencalonan Budi dan Mira.

"Saya melihat fenomena menarik, orang-orang yang dulunya apatis, bahkan tidak percaya pada satu sistem yang sudah mapan, sekarang ini malah kondisinya berbalik. Bahkan banyak sekali orang yang enggak punya KTP, jadi buat KTP hanya untuk mendukung Kang Budi," ujar Kimung saat dihubungi detikbandung, Minggu (20/1/2013).

Meski demikian menurut Kimung, siapapun orangnya, setiap warga negara berhak untuk memiliki hak politik baik mencalonkan diri maupun dicalonkan. Setiap aspirasi harus didukung karena itu memang hak dari warga negara. Apalagi punya misi yang baru untuk ditawarkan dalam membangun kota ini," jelas Kimung.

"Yang paling penting menurut saya bukan menang atau kalah. Tapi apakah aspirasi politik, visi misi dia dalam membangun masyarakat bisa tersampaikan kepada masyarakat atau tidak. Proses dia mencalonkan diri apakah ada di jalur yang benar atau curang," kata guru SMP Cendekia Muda ini.

Sementara itu dihubungi terpisah, Ketua DPC Partai demokrat Erwan Setiawan juga mengapresiasi pencalonan BUMI dalam bursa calon wali kota dan wakil wali kota ini. Namun menurut Erwan, perlu dicermati bahwa posisi wali kota dan wakil wali kota adalah jabatan politik.

"Apakah nanti bisa mengontrol legislatif dan eksekutif, kecuali undang-undangnya diubah. Contohnya saja Garut yang dimenangkan oleh independen. Itu kan tidak bisa menjalankan pengendalian legislatif, Bagaimanapun lebih baik dari parpol," ungkapnya.

(avi/tya)


Berita Terkait