Aksi pembobolan duit di mesin ATM BRI di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) luput terekam kamera CCTV. Karena itu polisi kesulitan mengdentifikasi pelaku yang berhasil menguras Rp 266 juta.
"Dua kamera CCTV di dalam ATM itu ternyata rusak. Tentu kami menyesalkan tak berfungsinya CCTV itu," jelas Kanitreskrim Polsek Panyileukan AKP Sugeng Gaib Rahayu saat dihubungi via telepon, Sabtu (19/1/2013).
Sugeng menerangkan, dua CCTV itu sudah rusak sejak 1 Januari lalu. Meski begitu, sambung dia, pihaknya terus menyelidiki kasus tersebut. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan Tim Inafis Polrestabes Bandung. Polisi mencari sidik jari guna mengungkap pelakunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa pembobolan ATM terjadi Sabtu dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Pelaku merusak mesin ATM dengan mencongkelnya.
(bbp/ern)











































