"Kita sudah menyampaikan undangan ke Kepala ULP (Unit Layanan Pengadaan) Pemprov Jabar untuk memberikan penjelasan besok di Kantor KPU Jabar," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat saat dihubungi via ponsel, Kamis (17/1/2013).
Dalam pertemuan nanti, Yayat mengaku akan meminta penjelasan kenapa lelang gagal dilakukan. "Setelah itu baru kita sikapi akan mengambil langkah seperti apa," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kita lihat penjelasannya, apakah bisa diterima atau tidak. Kalau misalnya alasan ULP kita terima, kita jalankan rekomendasi dari ULP," tuturnya.
"Tapi kalau alasannya tidak kita terima, kita akan minta ULP membatalkan keputusan kertas suara yang gagal lelang," tegas Yayat.
ULP sendiri akan kembali menyerahkan pengadaan kertas suara ke KPU Jabar sebagai pelaksana pilgub. Rekomendasinya adalah pengadaan lelang dilakukan penunjukan langsung oleh KPU Jabar.
"Tapi yang jelas sampai hari ini kita belum mengambil keputusan akan seperti apa. Kita dengar dulu penjelasan ULP besok," jelas Yayat.
Ia menambahkan, KPU Jabar akan mengupayakan kertas suara selesai dicetak tepat waktu dan didistribusikan sesuai jadwal. "Pilgub jangan sampai mundur, tetap harus 24 Februari," pungkas Yayat.
(/)










































