"Alasannya agar kami bisa mudah dalam melakukan pengawasan dan pengendalian penonton. Selain itu, mengeliminir tindakan penonton menyalakan petasan serta sinar laser," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso usai rapat koordinasi persiapan pengamanan Persib versus Persiwa di Mapolrestabes Bandung, Rabu (16/1/2013).
Beberapa catatan dikumpulkan polisi usai tarung Persib kontra Persipura di Stadion Siliwangi Bandung yang berakhir imbang 1-1. Menurut Abdul, petasan masih lolos masuk ke dalam stadion, dan insiden sinar laser yang disorotkan oknum penonton ke wajah pemain Persipura dipermasalahkan wasit lantaran mengganggu jalannya laga. Penonton pun masih tidak tertib berlalu lintas saat datang dan pulang dari stadion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul dalam rapat koordinasi itu menyampaikan langsung saran tersebut kepada Panpel Persib. "Diterima atau tidak main sore, terserah panpel. Tapi kami sudah mengusulkannya," ungkap Abdul.
Sekretaris Panpel Persib Budi Bram akan memikirkan saran Kapolrestabes Bandung perihal laga digelar sore. "Tentu saran dan usulan itu kami tampung. Saya segera bicarakan dan menyampaikannya kepada PT Liga Indonesia dan manajemen Persib. Karena 'kan kami harus melihat jadwal pertandingan Persib yang sudah disesuaikan dengan hak siar," singkat Bram ditemui di tempat sama.
Berdasarkan jadwal, Persib melawan Persiwa digelar di Stadion Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (17/1/2013), sore. Panpel Persib menyiapkan sekitar 25 ribu tiket.
(bbp/ern)










































