Satrija Razna Essa (15) yang pergi dari rumahnya sejak Sabtu (12/1/2013) pagi, akhirnya ditemukan di daerah Kecubung, Bali. Dia ditemukan oleh pegawai kantor Pos, Dewa Mertayasa, Kepala Unit Pelaksana Operasi Denpasar, Senin (14/1/2012).
"Iya, alhamdulillah sudah ketemu. Pegawai PT Pos di Bali ikut membantu. Saya sekarang mau jemput ke sana. Terimakasih atas semua pihak yang telah membantu menemukan anak saya, " ujar Ayah Satrija, Didit Ernanto, kepada detikbandung.
Sementara itu dihubungi terpisah, Kepala Unit Pelaksana Operasi Denpasar Dewa Mertayasa, menjelaskan kronologi pertemuannya dengan Satrija. Awalnya ia mendapat informasi soal hilangnya Satrija dari salah seorang Humas PT Pos. "Kebetulan informasinya anaknya pergi ke Bali. Saya merasakan apa yang dirasakan orangtuanya, makanya pas Minggu malam saya mencari," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil terus berkoordinasi dengan orangtua Satrija, Dewa mengaku sempat mendatangi Terminal Mengwi dan Terminal Ubung, namun tidak ketemu. "Karena sudah terlalu malam, saya pulang. Tadi malam saya benar-benar tidak bisa tidur, saya berdoa agar anak itu membukakan hatinya dan SMS saya," kata dia.
Doanya terkabul. Saat dirinya rapat tadi pagi, ia menerima SMS dari Satrija. "Dia SMS, om saya ada di Jalan Kecubung, kalau mau jemput, silahkan. Saya sangat gembira dan langsung izin pada atasan saya untuk jemput Satrija," katanya.
Ditemani iparnya yang polisi, Dewa kemudian mencari alamat yang disebut dalam SMS. Namun ternyata Jalan Kecubung di Bali ada beberapa. Lokasi pertama yang didatangi Dewa, nihil. "Awalnya saya merasa dibohongi. Lalu saya SMS lagi, dan dikasih alamat jelas," ujarnya.
Saat ditemukan, Satrija tengah membungkus kerupuk. "Saya belum tahu cerita jelasnya. Cuma dia mengaku dia ke Bali sendiri dan dijemput oleh orang yang tadi saya temukan bareng dia. Awalnya orang itu marah dan bilang katanya kamu enggak ada saudara di Bali," ujarnya menirukan ucapan laki-laki yang bersama Satrija.
"Ya sekarang Satrija bersama saya di sini. Nanti diminta ke Polda, tapi anaknya nangis enggak mau ke kantor polisi," ujarnya. Dewa memastikan Satrija dalam kondisi sehat. Namun ia tak berani bertanya banyak pada Satrija. "Yang penting bagi saya, anaknya selamat dulu," pungkasnya.
(ern/ern)











































