Mahasiswa Asal Jabar di Unpad Terus Turun

Mahasiswa Asal Jabar di Unpad Terus Turun

Tya Eka Yulianti - detikNews
Kamis, 10 Jan 2013 12:57 WIB
Mahasiswa Asal Jabar di Unpad Terus Turun
Sumedang - Jumlah mahasiswa asal Jabar di Universitas Padjadjaran mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir. Saat ini, mahasiswa asal Jabar di Unpad hanya berkisar 53 persen dari total jumlah mahasiswa. Padahal pada tahun 2010 lalu sempat mencapai angka 59 persen.

"Berdirinya Unpad adalah hasil dari Kongres Pemuda Sunda pada tahun 1956 yang tujuannya memberikan kesempatan siswa siswi asal jabar untuk dapat belajar di Perguruan Tinggi. Tapi kondisi saat ini mahasiswa asal Jabar makin sedikit padahal pendaftar SNMPTN-nya paling banyak," ujar Rektor Unpad Ganjar Kurnia dalam paparan program Unpad Nyaah Ka Jabar, di Gedung Rektorat Unpad, Kampus Unpad Jatinangor Sumedang, Kamis (10/1/2013).

Ganjar menyebut, dari sekitar 30 ribu calon mahasiswa Unpad, hanya 5,19 persen saja yang diterima. "Rasio pendaftar dan yang diterima masih sangat kecil. Masih lebih besar dari DKI Jakarta dan Sumatera Barat. Ini adalah konsekuensi dari sistem SNMPTN," katanya.

Dengan program 'Unpad Nyaah Ka Jabar' ini, Unpad menetapkan untuk menerima 84 orang mahasiswa per kabupaten kota di Jabar yang terdiri dari 2 orang per program studi. Sehingga diharapkan akan ada minimal 2.184 orang mahasiswa asal Jabar.

"Dari jumlah itu 900 orang di antaranya akan diikut sertakan dalam program bidik misi, yaitu program beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomis namun memiliki kemampuan akademis tinggi. Sehingga mahasiswa akan dibebaskan dari biaya kuliah dan mendapat beasiswa bulanan sebesar Rp 600 ribu per bulan," jelas Ganjar.

Sistem seleksi untuk calon mahasiswa yang akan masuk akan menggunakan kompetisi di dalam kabupaten dan kota masing-masing. Sementara sisanya akan menggunakan seleksi umum antar kabupaten kota dan provinsi lain.

"Dengan program ini, diharapkan jumlah mahasiswa Jabar di Unpad bisa mencapai 60-70 persen," harap Ganjar.

(tya/ern)


Berita Terkait