"Kita hadapi saja," ucap Heryawan saat ditemui di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otista, Selasa (8/1/2013).
Menurutnya tanggung jawab soal jalan rusak itu bukan hanya milik Pemprov Jabar. Sebab jalan terbagi tiga pengelolaan yaitu jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten atau kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai solusi jangka panjang, Heryawan berharap ada dana di pemprov atau pemda dan pemkab yang bisa dicairkan kapan saja untuk perbaikan jalan rusak. Sebab saat ini, perbaikan jalan tidak bisa dicairkan sembarangan.
"Ke depan harus ada mekanisme yang ketika ada anggaran bisa dicairkan kapan saja," tandas Heryawan.
(orb/tya)










































