"Komitmen kita berkampanye tertib, damai, dan tidak gaduh. Kita juga tidak akan menyerang pasangan (Cagub-Cawagub) lain. Kita harus menjadi pelopor untuk hal-hal baik seperti ini," tandas Cagub Heryawan atau Aher dalam rilis yang diterima detikbandung.
Aher menyatakan Pilgub bukanlah arena perburuan kekuasaan, melainkan hajat kandidat melamar rakyat untuk menjadi pelayan. Karenanya, cara yang ditempuh harus serba positif, bukan strategi hitam seperti menyerang pasangan kandidat lain secara membabi buta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah membebaskan biaya sekolah SD dan SMP. Jumlahnya sama dengan penduduk Sulawesi Selatan. InsyaAllah, bila rakyat memberi amanah, sebulan setelah pelantikan pada Juli 2013, siswa SMA juga gratis. Silakan Tim Kampanye menyampaikan hal ini ke masyarakat hingga pelosok desa," ulas Aher.
Pada saat yang sama, Cagub Heryawan mengutarakan bahwa Pemprov Jabar telah menganggarkan bantuan Rp 100 juta kepada 5304 desa. Bantuan ini dicairkan pada 2013.
Besaran bantuan Rp 100 juta sementara ini, menurut Aher, merupakan angka yang paling memungkinkan bila dikaitkan dengan besaran APBD Jabar yang Rp 17 triliun lebih. Bila dipaksanakan di atas angka tersebut, maka ada program prioritas lain yang terganggu.
Namun, kata dia, sejumlah program pemberdayaan kawasan pedesaan yang lain juga tetap digelar tahun demi tahun. Bahkan ditingkatkan terus. "Mari kita sampaikan informasi program ini kepada seluruh warga desa. Kita berkomitmen total untuk membangun ekonomi pedesaan," ujarnya.
(ern/ern)











































