Walikota Bandung Dada Rosada turun langsung meninjau lokasi sampah tak terangkut di tempat pembuangan sampah (TPS) Sederhana, Jalan Sederhana, Kota Bandung, Jumat (4/1/2013). Sampah menggunung setinggi tiga meter itu berbobot 108 ton.
"Bau," jelas Dada saat meninjau dari jarak empat meter di tumpukan sampah itu.
"Tapi saya gak pakai penutup hidung," tambah Dada menyindir sejumlah wartawan yang menutup hidung lantaran sampah menyeruak bau tak sedap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bayangkan kalau tidak ada PLTSa. Seperti ini (sampah) di mana-mana," ucap Dada didampingi Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda.
Ia menegaskan, penumpukan sampah di Kota Bandung ini karena alat berat di tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti sempat mengalami kerusakan. Namun kondisi di TPA Sarimukti sudah normal kembali sejak Jumat 28 Desember 2012.
"Harus cepat diangkut. Ini (sampah) bisa jadi penyakit. Bau saja sudah bisa membuat orang tidak sehat," tutur Dada.
Direktur PD Kebersihan Cece Iskandar mengatakan sampah di TPS Sederhana ini menumpuk setinggi tiga meter. Diperkirakan, kata dia, sampah menggunung ini berbobot lebih seratus ton.
"Ini tinggi tumpukan sampah sekitar tiga meter. Hari ini sampah di TPS Sederhana diangkut 18 truk. Kalikan saja satu truk masing-masing 6 ton," jelas Cece.
(bbp/ern)











































