Jumlah korban tewas itu menurun dibandingkan 2011. Berdasarkan data Ditlantas Polda Jabar terjadi penurunan sekitar 8,93 persen dari angka 2.830 orang yang tewas akibat laka lantas pada 2011.
"Tujuh puluh persen kecelakaan paling banyak melibatkan roda dua. Sisanya roda empat," jelas Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Imam Pramukarno, Minggu (30/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dominasi kecelakaan itu head to head antarkendaraan. Bisa itu motor dengan motor, mobil dan mobil, serta melibatkan mobil dan motor," jelas Imam.
Wilayah rawan kecelakaan berada di jalur utara (Jomin-Ciasem-Pamanukan Lohbener-Jatibarang-Palimanan-Cirebon), jalur selatan (Cileunyi-Nagreg Malangbong-Ciawi-Cikoneng-Tasikmalaya), dan jalur tengah (Sadang-Kalijati Subang-Cikamurang-Cijelag-Kadipaten-Palimanan).
Secara keseluruhan, jumlah kasus laka lantas di Jabar pada 2012 ini meningkat ketimbang 2011. Ada kenaikan 2,20 persen dari 8.357 kasus pada 2011 menjadi 8.541 kasus sepanjang 2012. Selain korban meninggal, kasus kecelakaan lalu lintas mengakibatkan korban luka berat, dan luka ringan. Jumlah korban luka berat laka lantas sepanjang 2102 tercatat 3.621 orang, atau naik dari 2.946 orang pada 2011. Angka korban luka ringan selama 2012 terdata 8.676 orang, atau jumlahnya turun dari 8.823 pada 2011.
(bbn/ern)











































