"Masyarakat harus hati-hati karena bisa saja ada oknum yang memberikan upal yang mengarah ke politik uang," kata Abdul di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (25/12/2012).
Kewaspadaan patut ditingkatkan. Sebab menurutnya, teknologi yang dilakukan pemalsu uang cukup canggih. Beberapa waktu lalu misalnya, pihaknya mendicuk pencetak upal dengan kualitas bagus, hampir mendekati asli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal peredaran upal di Bandung, sepanjang 2012 ini setidaknya pihaknya sudah menyita 3.845 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Bahkan ada beberapa di antaranya mata uang asing yang juga dipalsukan.
(orb/ern)










































