Hadir dalam kesempatan itu Pastur Paroki Katedral Bandung Leo van Beurden, Sekjen Keuskupan Bandung Paulus Wirasmohadi Suryo, Walikota Bandung Dada Rosada, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung Ahmad Suherman, cagub Jabar Dikdik Mulyana Arief Mansur, serta tamu undangan lainnya.
"Walaupun agama, suku, warna kulit kita berbeda, tapi mari kita saling membantu agar Bandung semakin sejahtera," ucap Leo dalam sambutannya.
Ia mengajak semua pihak bersatu dan saling membantu satu sama lain, terutama dalam kebaikan. "Itu agar dunia luar tahu betapa kita berguna bagi orang lain," jelasnya.
Sekjen Keuskupan Bandung Paulus Wirohadi Suryo bersyukur acara silaturahmi dihadiri banyak pihak dengan latar belakang berbeda. "Kami bersyukur setiap tahun mendapat perhatian," ucapnya.
Walikota Bandung Dada Rosada menyebut Bandung sebagai kota agamis dan penuh dengan toleransi. "Untuk membentuk Bandung agamis tidak udah. Sekarang alhamdulillah di Bandung aman. Islam, non Islam, Sunda, non Sunda, kita semua bersatu," tutur Dada.
Ia berharap kondusivitas Kota Bandung tetap terjaga. Di tengah perayaan Natal serta Tahun Baru, ia berharap tidak ada gangguan keamanan atau gangguan lainnya.
Sementara di akhir acara, perwakilan tamu undangan sempat tampil di depan tamu undangan lainnya. Dengan kompak mereka bergandengan tangan sambil berpose di depan kamera.
(orb/ern)











































