Sugiharto (45), warga Kompleks BIR mengatakan sekitar pukul 18.00 WIB, sebagian rumah di kompleksnya sudah terendam air dengan ketinggian air bervariasi. "Kalau rumah saya tidak, karena posisinya lebih tinggi. Saya di RT 4. Tapi tetangga di RT 5 air sudah masuk ke dalam rumah selutut," ujarnya menghubungi detikbandung melalui telepon, Sabtu (22/12/2012).
Sugiharto mengaku mendapat kabar dari perkampungan yang bersebelahan dengan kompleksnya, air sudah mencapai dua meter. Warga perkampungan pun akhirnya menjebol benteng pembatas pemukiman penduduk dengan kompleks.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mendapatkan kabar dari temannya yang berada di Jalan Logam, kalau di sana pun terjadi banjir. "Ini posisi perumahan kami jauh dari sungai, tapi sudah banjir seperti ini, apalagi yang dekat sungai di Ciwastra," ujarnya.
Sementara itu Sonny (47), warga RT 4 RW 8 Kelurahan Neglarasari Kecamatan Cibeunying Kaler, melaporkan jika rumah tetangganya yang berada di dekat Pemakaman Cikutra jebol dinding sampingnya. "Ini rumah kontrakan. Kalau kemarin juga ada rumah yang jebol juga dindingnya. Hampir dua meteran," katanya.
(ern/ern)











































