"Kami tidak akan mengada-ada, tapi kami akan berbuat sesuai dengan yang kami bisa," kata Dikdik usai menghadiri rapat pleno penetapan dan pengumuman cagub-cawagub di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Senin (17/12/2012).
Ia punya alasan kenapa ogah memberikan banyak janji manis pada masyarakat. Salah satunya, ia menganggap jabatan sebagai sebuah amanah. "Jabatan itu amanah. Jika mampu menjalankan amanah, insya Allah bisa memimpin dengan penuh rasa tanggung jawab," jelas Dikdik.
Disinggung soal strategi khusus untuk memenangkan pilgub, ia mengaku tak ada yang spesial. "Tidak ada strategi khusus. Yang jelas saya akan menjalankan apa yang bisa dijalankan," ucapnya.
Ia sendiri tidak menganggap kandidat lain sebagai pesaing untuk memperebutkan kursi Jabar I dan Jabar II. Baginya, mereka yang maju pada pilgub adalah orang terbaik dengan program yang baik.
"Saya bahkan ingin jadi yang pertama memberikan selamat jika yang lain terpilih," tandas Dikdik.
Dikdik-Toyib merupakan pasangan dari jalur independen. Mereka maju setelah memperoleh dukungan sekitar 1,4 juta yang merupakan syarat minimal maju pada pilgub. Dikdik merupakan mantan kapolda Sumatera Selatan. Sedangkan Cecep Toyib, sapaan akrabnya, adalah mantan sekda Kabupaten Indramayu.
(orb/ern)











































