Dianiaya Berandalan Motor, Emil Terancam Cacat Permanen

Dianiaya Berandalan Motor, Emil Terancam Cacat Permanen

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 17 Des 2012 16:03 WIB
Bandung - Emil (31) terancam cacat permanen lantaran mengalami luka parah usai dianiaya sekelompok pemuda tak dikenal diduga berandalan bermotor. Rahang kiri bapak satu anak tersebut patah dihajar kunci Inggris.

"Harus dioperasi. Petang ini harus dipasang pen," jelas Andrian Roult (39), kakak kandung Emil, saat berbincang dengan wartawan di RS Santo Yusup, Kota Bandung, Senin (17/12/2012).

Andrian menuturkan, selama ini Emil bekerja wiraswasta. Ia punya satu anak yang masih berusia balita. Sebagai tulang punggung keluarga, Emil terpaksa mengalami pengalaman pahit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kasian adik saya. Lukanya itu bisa cacat permanen. Beruntung luka hantaman kunci Inggris pelaku itu tidak mengenai serta melukai mata dan kepalanya," tutur Andrian.

Emil hingga hari ini masih menjalani perawatan di RS Santo Yusup. Butuh uang Rp 37 juta untuk biaya operasi dan perawatan selama Emil menginap di rumah sakit tersebut.

"Selain rahang patah, Emil luka bacok di kaki kanan. Kakinya juga harus dioperasi karena luka bacokan itu nyaris mengenai tulang," tutur Andrian.

Keluarga merasakan khawatir dampak dari luka itu mengganggu kerja Emil di masa mendatang. "Kondisi saat ini makan saja harus menggunakan sedotan. Tangannya diinfus, wajah diperban. Berbicara pun sulit," ungkap Andrian.

Peristiwa sadis tersebut bermula saat Emil menaiki sepeda motor sendirian. Lantaran situasi sepi, Emil waktu itu mengantar rekan wanita, Maya, yang juga seorang diri menggunakan sepeda motor bernopol Honda Beat D 5668 IT. Keduanya memang searah jalan pulang melintasi Jalan Brigjen Katamso.

Rekan Emil itu rumahnya di Gang Akur. Selagi menepikan motor di depan gang atau sebelum Maya berbelok menuju rumah, tiba-tiba pelaku menyerang. Tanpa banyak cakap, para pelaku menganiaya Emil. Tidak diketahui dari mana pelaku datang, sebab kedua korban tidak merasa dikuntit.

Maya sudah melaporkan peristiwa brutal itu kepada polisi. Kasus kriminal ini ditangani Polsek Cibeunying Kaler.

(bbp/ern)


Berita Terkait