SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diskoperindag Belum Temukan Bakso Mengandung Babi di Bandung
Minggu, 16 Des 2012 18:03 WIB
Bandung -
Maraknya pemberitaan soal peredaran bakso yang mengandung babi membuat Pemerintah Kota Bandung ikut waspada. Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, sejauh ini di Bandung belum menemukan bakso mengandung babi yang dijual di pasaran.
"Saya sudah koordinasi dengan Dirut PD Pasar. Mereka juga punya tenaga pasar untuk terjun langsung mengawasi. Alhamdulillah belum dapat laporan," ujar Ema saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Minggu (16/12/2012).
Ema mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan dan penawasan ke pasar-pasar selama satu minggu dua kali. Selama proses itu, ia tidak menemuan bakso yang terindikasi mengandung babi.
"Saya simpulkan di Bandung tidak terjadi seperti itu (bakso mengandung babi-red)," jelas Ema.
Lebih lanjut Ema mengimbau, masyarakat agar berhati-hati dalam membeli bakso. Kenali bentuk, tekstur dan tingkat kegurihan dari bakso itu.
"Yang jelas harus hati-hati. Kalau menemukan rasa yang aneh, atau bau yang aneh, laporkan kepada kami," imbaunya.
(avi/avi)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































