Acara yang mengusung tema 'Bandung Wayang Heritage' ini berisikan ragam jenis seni pertunjukan wayang Indonesia dari berbagai daerah menurut ragam jenisnya. Baik yang bersifat tradisi maupun kontemporer.
Bakan sebagian acaranya ada pertunjukan tari yang berbasis pewayangan dan ada pula kemasan wayang yang dipertunjukan secara tarian dan bodoran seperti Tari Topeng Losari dan Wayang Catur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam alur kemasannya, Helar Wayang akan menyuguhkan pertunjukan seni pewayangan selama 7 malam. Sementara siang hingga sore akan diisi oleh ragam kreasi seni dari berbagai komunitas kreatif dan kelompok seni pertunjukan berbasis tradisi Indonesia.
Helar Wayang aka dibuka oleh wayang kulit garapan Manteb Soedharsono dan akan ditutup oleh wayang golek garapan Asep Sunandar Sunarya. Sementara hari lainnya akan diisi oleh wayang tradisi dari Lombok, Subang, Karawang, Cirebon, Bandung, serta wayang kontemporer seperti wayang Hihid dari Bogor, Wayang Tavip, Wayang Ajen, Wayang Keroncong, Wayang Bodoran (Pojok Si Cepot)dan lainnya.
Selain itu, acara ini juga akan menyajikan makanan tradisional persembahan dari Bumbu Desa.
(avi/tya)











































