Dina Yanuarti (36) diduga tewas gantung diri usai membunuh dua anaknya, Muhammad Alif Daryus (4,5), dan Muhammad Salim Abdurahman (1). Diduga kedua anak balita tersebut tewas dibekap sang ibu. Dina sendiri menurut suaminya, Untung Sucipto (36), tengah depresi sejak melahirkan anak kedua mereka.
"Hasilnya, ketiganya kita temukan tanda-tanda mati lemas. Mati lemas itu mati kehabisan nafas atau oksigen," ungkap Kepala Forensik RSHS Bandung Noorman Herryadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibunya ada tanda-tanda tekanan atau trauma di leher. Pada anaknya ditemukan tanda-tanda trauma berupa luka lecet serta memar di bagian bibir dan hidung," tambahnya.
Apakah dua anak itu dibekap? "Tidak tahu. Karena saya tidak melihat (kejadian). Banyak kemungkinan, tapi kesimpulannya mati lemas," elak Noorman yang enggan menyebutkan secara rinci karena ada etika medis yang tidak bisa diungkapkan.
Menurut Noorman, proses autopsi ketiga jenazah itu dilakukan sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Disinggung korban sudah berapa lama tewas, ia memperkirakan delapan hingga sepuluh jam sejak dimulainya autopsi. Berarti diperkirakan sekitar pukul 01.00 dini hari.
Noorman menjelaskan, salah satu ciri-ciri mati lemas itu yakni kulit tubuh yang membiru. Ia pun tak bisa memastikan siapa lebih awal meninggal di antara kedua anak itu. "Susah. Kerena perbedaannya tidak tegas. Jadi sulit membedakan, mana yang dulu dan mana belakangan," ujarnya.
Lebih lanjut Noorman menerangkan, ciri luka lecet itu kulit arinya terkelupas, kalau memar itu lukanya di bawah permukaan. Apa penyebab luka lecet serta memar di bagian hidung dan bibir dua anak itu? "Benda tumpul," tutup Noorman.
Kamis (13/12/2012), Dina ditemani suami dan dua anaknya serta kakaknya Kustiono pergi ke Pesantren Suryalaya untuk berobat. Itu kali pertama Dina berobat ke sana. Saat pulang, Untung diantarkan ke rumah kontrakannya di Sarijadi sementara Dina dan dua anaknya ikut bersama kakaknya di Perumahan Bumi Prima, Blok G No 8, RT 4 RW 22, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Alangkah terkejutnya Kustiono saat ia terbangun pada pukul 04.00 WIB untuk Salat Subuh, ia mendapati Alif tergeletak di ruang tengah dan Salim di atas tempat tidur di dalam kamar. Keduanya sudah terbujur kaku. Sementara Dina ditemukan tewas tergantung dengan kain sarung di besi tangga rumah. Diduga Dina membunuh kedua anaknya dengan cara dibekap lalu ia pun gantung diri di tangga.
(bbp/ern)











































