Untuk tahap awal, pemprov akan mengucurkan modal 25 persen atau sekitar Rp 20 miliar. Sisanya dilakukan secara bertahap. Sementara totalnya, pemprov wajib mengeluarkan Rp 75 miliar.
"Kan kalau ingin disebut BUMD, kita harus menguasai minimal 51 persen dari saham keseluruhan. Yang harus kita keluarkan sekitar Rp 75 miliar," kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi nanti yang akan meminjam uang ke Bank Jabar, Jamkrida yang menjamin," ucapnya. Dengan demikian, tak ada agunan bagi peminjam dana.
Untuk penyaluran KCR sendiri, pemprov berencana mengganggarkan Rp 100 miliar. Sementara masyarakat nantinya bisa meminjam uang hingga Rp 50 juta.
(ors/ern)











































