Dokter Terdakwa KDRT Dibela Ibunda

Dokter Terdakwa KDRT Dibela Ibunda

Tya Eka Yulianti - detikNews
Kamis, 13 Des 2012 16:23 WIB
Bandung - Ibu dari AN (30) terdakwa perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Laela Wahdah memberikan kesaksian untuk anaknya dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LRE Martadinata, Kamis (13/12/2012).

Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa KDRT yang terjadi hingga akhirnya berujung ke meja hijau itu bukan murni kesalahan anaknya saja. Melainkan karena mantan menantunya, BR yang juga membuat anaknya marah.

Laela menuturkan bahwa atas kejadian pada Maret 2012 itu, ia memang dapat aduan dari menantunya. Ia pun menanyakan perihal kebenaran kejadian tersebut pada anaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, katanya mereka rebutan handphone. Karena mempertahankan handphone, kesikut trus juga kejepit pintu. Makanya tangannya (BR-red) lebam dan memar," tutur Laela saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan yang digelar di ruang sidang IV, Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LRE Martadinata, Kamis (13/12/2012).

Ia pun menuturkan, bahwa awal terjadinya keributan adalah karena menantunya akan menanyakan pesan singkat di handphone suaminya saat ia sedang tidur. "Jadi dia (BR) naik ke atas badan anak saya yang tidur lalu nanya mulutnya depan mulut anak saya. Makanya kegigit pas ngomong," katanya.

Ia mengatakan bahwa seharusnya, jika menantunya mau bertanya sebaiknya ditanyakan setelah suaminya bangun. "Ngomong sampe di mulutnya, katanya anak saya kesal baru pulang. Jadi menurut saya sih itu enggak sepenuhnya kesalahan anak saya. Tidak ada kesengajaan, tiba-tiba nomprok saja itu," tutur Laela.

Ibu terdakwa pun mengaku memang sering dicurhati oleh menantunya bahwa ia sering dipukuli. "Ya saya bilang ke dua-duanya kalau rumah tangga itu harus sabar," katanya.

Sejak menikah tahun 2006, Laela mengatakan melihat keduanya sering cekcok sejak 2011. Ia menduga, keributan terjadi karena anaknya itu kurang dalam menafkahi menantunya apalagi setelah keluar dari sebuah RS.

"Ya mungkin kurang. Tapi jangan dianggap tidak menafkahi dong," tutur Laela.

BR dan AN resmi bercerai pada akhir Juli 2012. Sementara kasus KDRT yang dialaminya baru masuk ke persidangan pada November lalu dan masih bergulir.



(tya/ern)


Berita Terkait