Kaum Difabel Ingin Dilibatkan dalam Pembangunan Infrastruktur

Kaum Difabel Ingin Dilibatkan dalam Pembangunan Infrastruktur

Oris Riswan Budiana - detikNews
Rabu, 12 Des 2012 14:54 WIB
Bandung - Kaum difabel atau orang berkebutuhan khusus minta dilibatkan dalam pembangunan aksesibilitas atau sarana dan prasarana publik. Tujuannya agar aksesibilitas yang dibangun benar-benar bermanfaat bagi mereka.

"Untuk pembangunan aksesibilitas harusnya melibatkan kaum difabel agar benar-benar terpakai," kata Ketua Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Jabar Syamsul Masri usai peringatan Hari Disabilitas Internasional di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/12/2012).

Ia mencontohkan jembatan penyeberangan di Jalan Pajajaran. Kini, jembatan itu jarang dipakai kaum difabel. Sebab mereka sulit menggunakannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain karena tinggi, jembatan itu juga malah menambah jauh jaraknya jika ingin menyeberang. "Itu karena tidak ada komunikasi dengan kami. Selama ini kami kurang dilibatkan dalam pembangunan aksesibilitas," tuturnya.

Menurutnya, aksesibilitas bagi kaum difabel harusnya benar-benar dibangun dan bersahabat bagi mereka.

Saat ini, jumlah penyandang cacat di Jabar mencapai 8 ribu. "Itu hanya yang dewasa saja," pungkas Syamsul.

(orb/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini