"Untuk pembangunan aksesibilitas harusnya melibatkan kaum difabel agar benar-benar terpakai," kata Ketua Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Jabar Syamsul Masri usai peringatan Hari Disabilitas Internasional di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/12/2012).
Ia mencontohkan jembatan penyeberangan di Jalan Pajajaran. Kini, jembatan itu jarang dipakai kaum difabel. Sebab mereka sulit menggunakannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, aksesibilitas bagi kaum difabel harusnya benar-benar dibangun dan bersahabat bagi mereka.
Saat ini, jumlah penyandang cacat di Jabar mencapai 8 ribu. "Itu hanya yang dewasa saja," pungkas Syamsul.
(orb/tya)










































