"Kalau angkutan massalnya sudah memadai, itu baru memungkinkan menerapkan 4 in 1 di sana," kata Ricky saat ditemui di sela sosialisasi larangan parkir liar di Jalan Otista, Senin (10/12/2012).
Salah satu patokan pemberlakuan 4 in 1 di Jalan Pasteur adalah adanya sudah adanya monorel, terutama kereta gantung.
"Untuk memberlakukan 4 in 1, angkutan massal harus sudah terintegrasi dengan baik, termasuk adanya gedung parkir," jelasnya.
Ricky mengatakan, pada 2014 diupayakan angkutan massal di Bandung sudah jauh lebih baik dari saat ini. "Minimal 2014 itu harus sudah ada monorel dan kereta gantung," tuturnya.
Di Pasteur, ia menyebut tidak mungkin memberlakukan 4 in 1 saat ini. Namun di lokasi lain cukup memungkinkan yaitu di jalur koridor II Trans Metro Bandung (TMB) dari Cicaheum-Cibeureum.
"Itu sedang kita koordinasikan, jadi nanti kalau mau lewat ke jalan yang ada koridor II TMB, harus 4 in 1," paparnya.
Koridor II TMB sendiri ditargetkan selesai secepatnya. "Koridornya sudah selesai, tinggal shelternya saja yang belum. Bulan ini mudah-mudahan sudah bisa dipakai," pungkas Ricky.
(orb/ern)











































