Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) peringati Hari Hak Azasi Manusia (HAM) di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (10/12/2012). Mereka menyuarakan penegakkan HAM di masyarakat.
Total ada lebih dari 200 orang yang ikut dalam aksi. Mereka berasal dari berbagai kalangan seperti petani, buruh, pemerhati lingkungan, hingga mahasiswa.
"Aksi kita ini sebagai bagian dari peringatan Hari HAM. Banyak pelanggaran HAM yang terjadi di masyarakat," kata Juru Bicara Aljabar, Dewi Amelia saat ditemui di sela aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contoh lain adalah pencemaran sungai di Rancaekek oleh limbah-limbah pabrik. Itu sudah pelanggaran karena yang rugi banyak pihak," tutur Dewi.
Dalam aksinya, massa meyuarakan tujuh tuntutan, di antaranya laksanakan reformasi agraria, hentikan kriminalisasi terhadap kaum tani, serta hentikan perampasan upah, tanah, dan kerja.
Massa dari Aljabar akhirnya bergabung dengan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Kabupaten Sumedang yang sudah ada di lokasi lebih dulu. Meski massa cukup banyak, arus lalu lintas di Jalan Diponegoro tidak terganggu. Sebab massa banyak yang memilih duduk-duduk di trotoar dan tangga Lapangan Gasibu.
(orb/ern)











































