Hal itu diungkapkan Maftuh saat memberikan sambutannya usai pelantikan di Kantor PCNU Kota Bandung, Jalan Sancang, Minggu (9/12/2012).
Dalam sambutannya, Maftuh menyinggung bahwa aset NU di Kota Bandung perlu dikembangkan. "Aset PCNU saat ini belum optimal. Kalau kita sakit masih belum ada rumah sakit NU," ujarnya. Sehingga ke depan, ia berharap nantinya bisa dibangun RS NU untuk bisa melayani warga NU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Punten ini mah, Pak Wali memang bukan artis atau penyanyi dangdut makanya beliau tidak masuk bursa pencalonan gubernur Jabar. Tapi nanti upami parantos liren (kalau sudah turun-red) mendingan sama-sama jadi gubernur rumahsakit di sini," katanya.
Pernyataan Maftuh tersebut mengundang senyum para undangan termasuk Dada sendiri.
Dalam sambutannya Maftuh pun mengatakan, agar siapapun pengganti Dada sebagai walikota pada Pilwakot 2013 mendatang bisa melanjutkan program-program yang telah dijalankan seperti program Bandung Kota Agamis.
"Sudah sering Pak Wali menyatakan bahwa Bandung ini adalah rumah bersama, bukan hanya rumah untuk umat Islam saja. Jadi kalau dekat dengan pimpinan agama Kristen, Hindu bukan karena menjual akidah tapi untuk memperkuat ukhuwah islamiyah," tuturnya.
(tya/ern)











































