Dituturkan anggota Babinsa Bandung Kulon Pelda Eman Sulaeman, api pertama kali diketahui oleh karyawan yang akan bekerja. "Api diduga dari konslet mesin. Tadi saya telepon Damkar pukul 07.00 WIB," ujarnya ditemui di lokasi, Rabu (4/12/2012).
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. "Pertamakali empat unit terdiri dari tiga mobil pancor dan satu mobil rescue. Setelah itu kita kirimkan lagi hingga total 10," ujar Wakil Komandan Peleton III Damkar Totoy Suhasmana.
"Ketika kami datang api sudah membesar, pabrik tidak miliki hidran," katanya.
Menurut Totoy pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran karena saat kejadian tidak ada saksi mata.
Hingga pukul 09.00 WIB, petugas Damkar masih melakukan pendinginan. Terlihat sejumlah karyawan menyelamatkan benang yang tidak terbakar. Sebagian lagi berkumpul di area pabrik.
(ern/ern)











































