"Nanti lah. Saya takut dianggap.. (terdiam). Hhmm..no comment saja," ujar Aceng sambil meninggalkan wartawan di Kafe Le Marly, Jalan Citarum, Kota Bandung, Selasa (4/12/2012).
Sebelumnya warga di Garut terus berdatangan secara bergelombang ke jalan. Mereka membawa bra dan celana dalam, sebagai sindiran terhadap pernikahan siri Aceng yang hanya bertahan empat hari. Massa menuntut Aceng untuk mundur dari jabatannya.
Sementara DPRD Garut juga didesak massa untuk bergerak untuk melengserkan Aceng dari kursi bupati. DPRD juga membentuk tim investigasi kasus Aceng. Rapat pleno DPRD terkait masalah ini hingga sore ini belum selesai.
Aceng mendadak membuat banyak orang marah setelah menikahi Fany Oktora (18) dan menceraikannya dalam waktu empat hari setelah pernikahan. Aceng memiliki bayak alasan, antara lain karena Fany memiliki penyakit polio dan tidak perawan. Dalam berbagai pernyataannya, Aceng juga dianggap arogan.
(ern/mad)











































