Staf Humas Pemprov Jabar inisial A yang diduga tidak netral dimintai keterangan oleh Panwaslu selama empat jam. A diberi 15 pertanyaan untuk mengklarifikasi soal dugaan keberpihakannya terhadap salah satu calon incumbent.
A datang pukul 08.30 WIB ke Panwaslu Jabar Turangga, Selasa (4/12/2012). A keluar dari salah satu ruangan sekitar pukul 13.00 WIB. "Saya dapat surat panggilan Jumat sore. Disebutkan di undangan untuk klarifikasi. Untuk intervierw sekitar dua jam. Kenapa lama, karena menyusun poin-poin BAP," ujarnya.
Menurut A ia ditanya soal dugaan keberpihakannya terhadap calon incumbent Ahmad Heryawan. "Sebelumnya saya tanya ini laporan dari mana, katanya enggak ada laporan, tapi ada desakan publik. Tapi saya enggak masalah untuk memperjelas," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pertanyaan yang dilontarkan Panwaslu, katanya, ada dugaan saya pakai baju kancing merah (logo Aher-Deddy Mizwar), disangkakan mengkampanyekan gubernur sebagai cagub. "Saya ini staf humas yang mendampingi Pak Gubernur selama dia sebagai gubernur. Saya menjalankan tugas sebagai humas," tandasnya.
A juga menyatakan selama ini tidak pernah membagika pamflet untuk mengkampanyekan Aher-Deddy Mizwar. Kalaupun mengirimkan email kegiatan Aher-Deddy, A menyatakan tidak pernah menuntut teman-teman media membuatnya. "Yang saya kirim kan tidak wajib dimuat," tegasnya.
A mengaku terpaksa mengaku bersalah karena merasa mendapat tekanan. A sendiri merasa apa yang dilakukannya tidak masalah. "Ya ini kan karena tekanan dari pemberitaan sehingga saya ngaku aja supaya selesai. Cuma salah saya apa? Saya datang ke KPU itu sebagai tugas kehumasan," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang PNS di lingkungan Pemprov Jabar berinisial A, diduga tidak netral karena telah menyebarkan tulisan ke wartawan yang berisi kegiatan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar 2013 yakni pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar.
Beberapa contoh rilis yang dikirim melalui surat elektronik tersebut ialah "Deddy Mizwar Kagum Potensi Sineas Belia di Daerah" (dikirim tanggal 26/11), "Aher-Deddy Mizwar Jalani Pemeriksaan tanpa Kendala" (dikirim tanggal 24/11), "Jenderal Naga Bonar Turun Gunung" (dikirim tanggal 10/11). (ern/ern)










































