Di tengah guyuran hujan, kawanan perampok beraksi di Jalan Pratista Barat 6 No 18 Kelurahan Antapani Kidul Kecamatan Antapani, sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (3/12/2012). Perampok sempat menyekap pembantu rumah tersebut dan berhasil membawa barang-barang berharga.
Dituturkan Irma (30), pembantu di rumah yang dirampok, saat kejadian ia hanya sendiri di rumah. Awalnya ia mendengar suara gerbang dibuka. Saat ia bermaksud menutup gerbang melalui pintu samping, tiba-tiba dua orang tidak dikenal sudah berada di dalam rumah.
"Mereka mendorong saya ke kamar. Salah seorang mengancam pakai linggis. Kalau macam-macam saya bunuh kamu sekarang" ujar Irma menirukan ucapan perampok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya Irma ditindih pakai kasur. Lalu pintu kamarnya pun ditutup dan diganjel oleh meja setrikaan dari luar oleh pelaku. "Pintunya memang tidak bisa ditutup," katanya.
Merasa takut, Irma mengaku akhirnya hanya diam. Seingatnya pelaku dua orang itu mempunyai ciri-ciri yang satu tinggi mengenakan kemeja biru, yang satu pendek pakai baju sapari.
Sekitar lima belas menit, Irma mengaku kegaduhan yang dilakukan oleh para pelaku. "Saya mendengar barang ditendang-tendang. Saya tidak berani intip pintu," katanya.
Akhirnya Irma mendengar pintu samping ditutup. Ia mengaku tak berani langsung beranjak. Lima menit kemudian ia baru berani keluar dari pintu lain dan meminta bantuan tetangga untuk menelepon majikannya. "Yang menelepon polisi, satpam," katanya.
Barang yang berhasil digondol pelaku berupa dua handphone, dua tv LCD, keyboard, empat buah cincin seberat 20 gram. (tya/ern)










































