"Saya kira moralitasnya (Aceng) harus diperbaiki," kata Ayi saat ditemui di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (3/12/2012).
Menurutnya, sebagai seorang pemimpin memberi contoh baik bagi masyarakat. Apalagi, Aceng adalah seorang bupati yang notabene pemimpin tertinggi di Kabupaten Garut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernikahan Aceng dan Fany digelar pada malam 14 Juli 2012 lalu. Pernikahan digelar tepat pukul 19.30 WIB di rumah pribadi Aceng di wilayah Copong, Garut. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Limbangan, K.H. Abdurrozaq, S.Ag menikahkan kedua mempelai secara siri atau secara agama tanpa catatan resmi negara.
Namun 4 hari setelah pernikahan, melalui SMS Aceng mengirimkan talak perceraian. Aceng mengaku sudah tidak ada rasa pada Fany, dengan menyertakan sejumlah alasan.
(/)











































