"Sekali minum dua obat. Yang satu warna putih yang satu warna kuning. Minumnya enggak boleh pake air putih, tapi pake ale-ale," ujar Bunga saat ditemui di kediamannya, Jumat (30/11/2012).
Setelah minum obat, Bunga mengaku tidak sadar dan tidak mengingat kejadian selanjutnya. "Setelah itu saya tidak ingat apa-apa. Tahunya saya sudah pakai celana RP dan celana yang saya pakai sobek," tutur Bunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sadar saya dikasih makan sama minum. Tapi tidak bisa keluar karena pintu dikunci. Saya juga enggak bisa sms orang karena hp dibawa RP," ujar Bunga.
Bunga mengaku kenal dengan pelaku melalui situs jejaring sosial Facebook. Sekitar sebulan lalu ia berkenalan hingga akhirnya bertukar nomor telepon. Saat kejadian, Minggu (25/22/2012) lalu, Bunga sedang main bersama kakak sepupunya di Metro Inda Mal, hingga akhirnya bertemu dengan pelaku di RS Al Islam.
"Dari Metro itu RP sudah mengikuti saya. Kemudian saya bertemu di Al-Islam, saya diajak main ke rumahnya," terang Bunga.
Berdasarkan pengakuan RP, ia sudah menodai dua kali Bunga. Namun ia mengaku melakukannya tidak dengan paksaan, namun atas dasar suka sama suka.
(avi/ern)











































