Ketua Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Jumono mengatakan jumlah difabel di Jabar berdasarkan data DPRD Jabar pada 2006 mencapai 120 ribu orang.
"Kami berharap adanya pemimpin yang merealisasikan hak difabel," kata Jumono saat ditemui wartawan di Hotel Lingga, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (27/11/2012).
Jumono bersama 100 difabel di Bandung berada di hotel tersebut guna mengikuti acara sosialisasi Pilgub Jabar 2013 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung.
Menurut Jumono, kalangan difabel di seluruh Jabar mendesak pemerintah mempermudah akses di ruang-ruang publik. Sehingga difabel bisa mandiri dengan kehadiran sarana dan prasarana memadai.
"Contohnya di tempat fasilitas publik. Kantor pemerintahan harus menyediakan akses bagi difabel. Jadi saat berada di kantor pemerintahan itu jalannya mudah dilewati difabel," kata Jumono.
"Selain itu sarana angkutan umum. Tidak ada yang khusus. Terutama bagi difabel yang menggunakan kursi roda," tambahnya.
Jumono melanjutkan, persoalan ketersedian tenaga kerja untuk kalangan difabel menjadi salah satu sorotan terpenting. Terkesan selama ini tidak mudah kalangan difabel 'menembus' bekerja di perusahaan-perusahaan.
"Harusnya di perusahaan swasta dan BUMN itu dari seratus karyawannya ada satu orang difabel. Kami sangat berharap kuota satu difabel di perusahaan itu dipatuhi," ucap Jumono.
Disinggung apakah PPCI Kota Bandung mendukung salah satu pasangan yang maju Pilgub Jabar 2013, Jumono singkat membalas. "Kami netral," tutupnya.
(bbp/ern)











































