Taufik Sanjaya (15) salah satunya. Ia dibantai sekelompok pemuda yang mengaku geng motor. Jari tangan kirinya nyaris putus.
"Ini tangan kena tebasan samurai pelaku," kata Taufik saat ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada tujuh orang berboncengan. Tiga di antaranya turun dari motor sambil membawa samurai dan badik. Mereka teriak-teriak sambil menyebut dari geng XTC," kata pria yang bekerja buruh serabutan ini.
Akibat aksi brutal berandalan bermotor ini, Taufik harus cacat permanen. "Jari tangan bagian luar saya uratnya putus. Tulang tiga jari kiri patah ini harus dipasang pen. Waktu itu nyaris putus," kata Taufik yang mengaku tidak gabung anggota geng motor.
Taufik dan Hendri akhirnya dibawa ke RS Santo Yusuf guna memperoleh penanganan medis. Usai mendapat rawat jalan di RSHS, Taufik kini rawat inap sejak Rabu (21/11/2012) guna operasi.
Dalam berita sebelumnya, Taufik dan Hendri dianiaya di Jalan Cigadung, sekitar pukul 01.00 WIB pada 26 Oktober lalu. Usai menghajar kedua korban, berandalan motor bertindak serupa kepada Aldi Gunawan (14) di Jalan Cibeunying Kolot, sekira pukul 01.30 WIB.
(bbp/tya)











































