Agustinus Minta Bantuan Dasol dan Spok untuk Takut-takuti Husein

Agustinus Minta Bantuan Dasol dan Spok untuk Takut-takuti Husein

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rabu, 21 Nov 2012 19:10 WIB
Bandung - Inggrid Gunawan kembali meminta pengawalan pada Agustinus Otniel Maitimu karena merasa takut akibat mendapat teror dari mantan suaminya, Husein Komara. Sepakat untuk mengawal Inggrid, Agustinus kemudian meminta bantuan untuk menakut-nakuti Husein pada Dadang Solihin alias Dasol dan Hendi Mulyana alias Spok dengan maksud mengalihkan perhatian Husein sehingga tidak meneror Inggrid.

Hal itu diungkapkan Agustinus dalam sidang lanjutan yang digelar di ruang VI Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LRE Martadinata, Rabu (21/11/2012).

Agustinus, Inggrid, Dasol dan Spok menjadi terdakwa dalam perkara ini. Inggrid sendiri merupakan mantan istri dari Husein.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agustinus menuturkan, bahwa setelah dirinya mendapatkan uang dari Inggrid untuk pengawalan, ia kemudian menemui Dasol yang merupakan temannya di organisasi beladiri.

"Saya minta bantuan, sekiranya menakut-nakuti orang bisa tidak. Dia bilang pikir-pikir dulu," ujar Agustinus. Saat itu Agustinus pun meminta, jika Dasol tidak bisa, ia meminta dicarikan orang yang bisa melakukannya.

Saat pertemuan dengan Dasol itu, Agustinus memberikan uang Rp 2 juta meski permintaannya tak dipenuhi.

"Soalnya sudah lama tidak ketemu, lagipula saya juga lagi punya uang," tuturnya.

Beberapa waktu kemudian, Dasol pun mengenalkan Agustinus dengan orang yang bisa melaksanakan tugas menakut-nakuti seperti yang diinginkan. Dia adalah Spok yang baru dikenal Agustinus. Saat itu Agustinus menanyakan kesanggupan Spok menakut-nakuti Husein.

"Dia bilang akan menakut-nakuti dengan golok. Saya tanya berapa (mau dibayar-red). Lalu dia jawab Rp 5 juta. Setelah itu sepakat," kata Agustinus.

Atas permintaan bayaran Spok tersebut, Agustinus pergi ke ATM untuk mengambil uang. Namun saat itu Spok hanya diberi Rp 3.750.000 dengan alasan uangnya hanya ada segitu dan sisanya akan dibayar setelah tugas menakut-nakuti selesai.

Mendengar keterangan Agustinus tersebut, anggota majelis hakim Marulak Purba langsung mencecar. Menurtnya, keterangan Agutinus tersebut tidak masuk akal.

"Bagaimana kira-kira menurut saudara bentuk menakut-nakuti dengan golok? Saya kira tidak masuk akal menakuti dengan golok, apalagi ini dikota, bukan di kampung. Bawa golok dimuka umum saja sudah melanggar. Bagaimana juga saudara bisa memastikan kalau Spok menyelesaikan tugasnya? Apa buktinya? Bisa saja dia mengaku-ngaku sudah selesai tanpa ada bukti. Keterangannya tidak logis," cecer hakim.

Agustinus pun menjelaskan bahwa dirinya memang tidak menanyakan detail teknis menakut-nakuti dengan golok seperti yang disebut Spok.

"Detailnya memang tidak dibahas. Tadinya saya pikir Husein yang menakuti-nakuti Inggrid bisa terpecah teralihkan. Menakut-nakutinya dengan cara yang saya tidak tahu apa. Yang penting Husein berhenti menakuti," tuturnya.

Namun tugas Spok untuk menakuti pada akhirnya tidak terlaksana karena Husein kemudian tewas ditembak oleh Agustinus sendiri.

(tya/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini