Pukul 14.15 WIB, jalan yang semula relatif bersih dan bisa dilalui kendaraan kembali tertimbun longsor. Tinggi tanah bercampur air di lokasi lebih dari 10 sentimeter. Jalanan pun menjadi licin karena tanah bercampur air.
Kendaraan yang akan melintas ke lokasi terpaksa memutar arah agar tidak terkena longsor. Petugas meminta pengendara tidak melintas ke lokasi demi keselamatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang kakek kesulitan bangun sekitar sekitar satu menit. Melihat hal itu, dua relawan PMI dan beberapa orang yang ada di lokasi bergegas mendekati sang kakek yang terlihat memakai jas hujan ponco warna biru tua. Sementara tanah di tebing terus tergerus ke jalan.
Dua orang menolong si kakek untuk bangun dan memapahnya ke tempat aman. Sementara yang lain mengamankan sepeda motor.
Beruntung, kakek tersebut tidak mengalami luka. "Enggak apa-apa. Saya buru-buru," singkatnya kepada detikbandung.
Tidak lama setelag istirahat di tempat aman, kakek itu langsung pergi. Sementara di lokasi, hingga pukul 15.00 WIB jalan Soreang-Ciwidey masih terputus. Ratusan kendaraan terjebak di lokasi. Sebagian di antaranya memilih balik arah dan sebagian bertahan di sekitar lokasi.
(orb/ern)










































